Belajar Kreatif dan Bermakna, Siswa Kelas 4 Putra SD Al-Irsyad Surabaya Membuat Tasbih dari Manik-Manik
SAA.News, Surabaya – Suasana kelas 4C dan 4D Putra SD Al-Irsyad Surabaya, Jum'at -Sabtu, 12-13 Juni 2026 tampak berbeda dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Para siswa mengikuti kegiatan pasca SAT(Sumatif Ahir Tahun) 2025-2026 berupa meronce manik-manik untuk membuat tasbih, sebuah karya sederhana yang tidak hanya melatih keterampilan motorik halus, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap dzikir kepada Allah SWT.
Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai fungsi tasbih sebagai alat bantu berdzikir dan tutorial singkat. Siswa diajak memahami bahwa sebuah karya tidak hanya memiliki nilai keindahan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui amalan-amalan yang baik.
Dengan penuh semangat, setiap siswa mulai memilih warna dan bentuk manik-manik sesuai kreativitas masing-masing. Mereka kemudian meronce manik-manik satu per satu ke dalam benang yang telah disiapkan. Suasana kelas berlangsung dengan tertib dan penuh konsentrasi. Banyak siswa terlihat sangat serius dan fokus menyusun manik-manik agar menghasilkan tasbih yang rapi dan indah.
Proses meronce ternyata memberikan pengalaman belajar yang berharga. Beberapa siswa sempat menghadapi tantangan ketika tasbih yang hampir selesai harus diikat pada kedua ujung talinya. Tidak sedikit manik-manik yang terlepas dan berceceran karena ikatan belum cukup kuat. Meski demikian, mereka tidak menyerah. Dengan sabar, siswa kembali mengumpulkan manik-manik yang jatuh dan meronce ulang hingga tasbih berhasil diselesaikan.
Momen tersebut menjadi pembelajaran penting tentang arti ketelitian, kesabaran, dan pantang menyerah. Siswa belajar bahwa hasil yang baik sering kali membutuhkan usaha, fokus, dan ketekunan. Kegagalan kecil yang dialami justru menjadi kesempatan untuk melatih karakter positif dalam diri mereka.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menghasilkan karya berupa tasbih yang dapat digunakan untuk berdzikir, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Kreativitas, kemandirian, serta kemampuan menyelesaikan masalah tumbuh seiring proses pembuatan karya tersebut.
Semoga tasbih hasil karya para siswa kelas 4C dan 4D Putra SD Al-Irsyad Surabaya dapat menjadi pengingat untuk senantiasa berdzikir kepada Allah SWT serta menjadi kenangan indah dari proses belajar yang penuh makna dan kesabaran.
SD Al-Irsyad Surabaya, Menumbuhkan Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Berkarya
Abu SaRach
















Komentar
Posting Komentar