Bunda & Ayahanda…
Pernah merasa sudah berusaha mendidik anak sebaik mungkin?
Memberi nasihat, mengajarkan kebaikan, bahkan berdoa tanpa henti…
Namun perubahan itu belum juga terlihat.
Anak masih mudah marah.
Masih takut gagal.
Masih belum seperti yang kita harapkan.
Di titik itu, hati orang tua sering lelah.
“Sudah sejauh ini aku mendidik… kenapa belum berubah?”
Bunda & Ayahanda…
Bulan Dzulqa’dah mengajarkan kita tentang menahan diri.
Bukan hanya menahan perbuatan,
tetapi juga menahan hati.
Menahan kecewa.
Menahan ingin hasil yang cepat.
Dan menahan agar tetap berprasangka baik kepada Allah.
Karena sejatinya,
mendidik anak bukan tentang mengubah mereka secepat mungkin.
Namun tentang menanamkan Tauhid,
meski hasilnya belum langsung terlihat.
Bunda & Ayahanda…
Anak tidak hanya belajar dari apa yang kita ucapkan.
Mereka belajar dari apa yang kita yakini.
Saat kita panik,
anak belajar bahwa keadaan lebih besar dari Allah.
Namun saat kita tenang,
anak belajar bahwa Allah lebih besar dari segala masalah.
Maka mungkin…
yang sedang Allah didik bukan hanya anak kita.
Tapi juga hati kita sebagai orang tua.
Agar kita tidak bergantung pada hasil.
Tidak bergantung pada “anak harus segera berubah”.
Namun kembali pada satu pertanyaan:
“Apakah aku sudah mengajarkan anakku bergantung kepada Allah?”
Bunda & Ayahanda…
Ada anak yang berubah cepat.
Ada yang butuh waktu panjang.
Namun semua anak memiliki satu kebutuhan yang sama:
mengenal Allah dengan benar.
Dan tugas kita bukan memastikan hasil instan,
melainkan memastikan arah yang benar.
Jika hari ini terasa lelah dalam mendidik…
Cukup katakan dalam hati:
“Ya Allah… aku belum melihat hasilnya,
tapi aku percaya Engkau sedang bekerja.”
Ajari anak untuk percaya.
Dan kita pun belajar percaya.
Karena parenting tauhid bukan tentang hasil yang cepat,
tetapi tentang hati yang terus terhubung kepada Allah.
Maka malam ini, bisikkan pada diri kita:
“Allah sedang mendidik aku dan anakku… dan aku memilih percaya.”
Wallahu a’lam
Hasbunallah wa ni’mal wakil 🤍
Barakallahu fiikum
Mohammad Abu SaRach

Komentar
Posting Komentar