Dari Lapangan Tengah hingga Simpul Sakti,
Persami Semakin Seru Menjelang Magrib
S abtu, 29 Agustus 2026, menjadi hari yang penuh pengalaman bagi para Penggalang Putra SD Al Irsyad Surabaya. Memasuki siang hari, rangkaian Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) berlangsung dengan suasana yang semakin semarak. Dari upacara pembukaan, tantangan memasak, hingga latihan tali-temali menjelang Magrib, setiap kegiatan menjadi ruang belajar sekaligus pengalaman berharga bagi para peserta.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 10.30 WIB melalui Upacara Pembukaan dan Pembagian Tenda di Lapangan Tengah. Upacara dipimpin oleh Kak Suda'i sebagai Pembina Upacara. Setelah itu, para peserta diarahkan menuju Lapangan Belakang untuk menempati tenda sesuai nomor yang telah dipilih.
Usai pembukaan, peserta mendapatkan waktu untuk istirahat, sholat, dan makan. Mereka melaksanakan sholat di masjid, makan siang, mandi, kemudian kembali mempersiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk mengikuti rangkaian Persami berikutnya.
Memasuki pukul 13.00 WIB, suasana kembali ramai. Para Penggalang mengikuti Cooking Challenge sekaligus mempersiapkan penampilan untuk Malam Kreasi. Kegiatan memasak berlangsung di selasar kelas depan kolam ikan, di belakang kantin.
Sembilan regu mendapatkan meja masing-masing. Setiap regu mengirimkan dua anggota untuk mengikuti tantangan memasak. Dengan bahan utama yang telah disediakan sekolah—mulai dari bumbu nasi goreng, telur, sosis, minyak goreng, hingga garam—para peserta ditantang mengolah makanan dengan kreativitas masing-masing.
Di sinilah kerja sama regu benar-benar terlihat. Ada yang menyiapkan bahan, mengatur perlengkapan, mengolah masakan, hingga memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Sementara itu, anggota regu lainnya mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk penampilan Malam Kreasi.
Setelah kegiatan Cooking Challenge berakhir pada pukul 15.00 WIB, peserta kembali beristirahat dan melaksanakan sholat Ashar di masjid. Setelah tubuh kembali segar, mereka bersiap memasuki tantangan berikutnya.
Pukul 16.00 WIB, para Penggalang mengikuti kegiatan Simpul Sakti Penggalang yang dipimpin oleh Kak Sawei. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengasah keterampilan tali-temali, salah satu kemampuan penting dalam kegiatan kepramukaan.
Di bawah arahan pembina, para peserta belajar mempraktikkan berbagai keterampilan dengan tangan mereka sendiri. Tidak sekadar menghafal nama simpul, mereka dituntut untuk memperhatikan langkah, ketelitian, dan ketepatan dalam membuatnya.
Menjelang pukul 17.30 WIB, aktivitas perlahan memasuki waktu jeda. Setelah melalui rangkaian kegiatan sejak siang, para Penggalang kembali menuju tenda untuk beristirahat dan bersiap melanjutkan rangkaian Persami berikutnya.
Anak-anak tidak hanya bergerak dan bermain, tetapi juga belajar bertanggung jawab terhadap tugas, bekerja sama dalam regu, mengikuti arahan, serta menyelesaikan tantangan dengan semangat.
Dan ketika matahari mulai condong menuju ufuk barat, semangat para Penggalang belum benar-benar berakhir. Setelah jeda sore, mereka masih akan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan sholat Magrib, makan malam, dan sholat Isya sebelum memasuki agenda Persami berikutnya.
Bagi para Penggalang Putra SD Al Irsyad, hari itu menjadi bagian dari perjalanan untuk belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, tangguh, kompak, dan bertanggung jawab—nilai-nilai yang tumbuh bukan hanya melalui teori, tetapi melalui pengalaman langsung di lapangan.

Komentar
Posting Komentar