KEGIATAN KEPRAMUKAAN · SD AL IRSYAD SURABAYA

Ketika Kakak Pembina
Turun ke Arena

Serunya Tarik Tambang di Persari Penggalang Putri

M inggu pagi, 30 Agustus 2026, halaman SD Al Irsyad Surabaya tampak lebih semarak. Para Penggalang Putri mengikuti rangkaian Persari dengan penuh antusias. Berbagai tantangan telah menanti, mulai dari memasak, semaphore, tali-temali, PBB, yel-yel, hingga berbagai fun games yang menguji kekompakan setiap regu.

Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, ada satu momen yang membuat suasana semakin cair. Kakak Pembina turut turun ke arena dan bermain tarik tambang bersama para siswa putri.

Tidak ada lagi jarak antara pembina dan peserta. Semua larut dalam permainan, saling memberikan semangat, tertawa, dan berusaha sekuat tenaga mempertahankan regunya.

BELAJAR MELALUI PERMAINAN
“Menang bersama, belajar bersama, dan menikmati kebersamaan bersama.”

Tarik tambang yang sederhana ternyata menghadirkan pelajaran yang tidak sederhana. Anak-anak belajar bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi juga oleh kekompakan, strategi, keberanian, dan kemampuan untuk saling menyemangati.

Kehadiran pembina di tengah permainan juga menghadirkan suasana yang berbeda. Anak-anak melihat bahwa para pembina bukan hanya bertugas mengarahkan dan mengawasi kegiatan, tetapi juga bersedia hadir, bermain, dan merasakan keseruan yang sama bersama mereka.

JEJAK PETUALANG

Sebelumnya, para peserta telah mengikuti rangkaian Jejak Petualang melalui sejumlah pos. Semaphore mengasah kemampuan komunikasi, tali-temali melatih ketelitian, PBB membangun kedisiplinan, sementara yel-yel dan fun games menghidupkan semangat kebersamaan setiap regu.

Kegiatan memasak juga menjadi pengalaman tersendiri. Setiap regu berkesempatan menunjukkan kerja sama dan kreativitas mereka dalam menyiapkan masakan dengan pendampingan Kakak Pembina.

Dari satu pos ke pos berikutnya, dari satu permainan ke permainan lainnya, para Penggalang Putri mendapatkan kesempatan untuk belajar dalam suasana yang menyenangkan.

Persari akhirnya bukan sekadar perlombaan untuk mencari siapa yang terbaik. Lebih dari itu, setiap permainan menjadi ruang bagi para Penggalang Putri untuk belajar bekerja sama, berani mencoba, menghargai teman, dan menikmati proses bersama.

Kadang, pelajaran tentang kekompakan
justru paling mudah dipahami
ketika kita bermain bersama.

Dan pagi itu, tarik tambang menjadi salah satu momen yang mungkin akan paling mudah diingat: ketika Kakak Pembina ikut turun ke arena, dan lapangan berubah menjadi ruang belajar yang penuh tawa.

Sebab dalam kegiatan kepramukaan, pengalaman yang berkesan sering kali lahir dari hal-hal sederhana yang dilakukan bersama.

SD AL IRSYAD SURABAYA

Komentar