Perdana Digelar Tahun Ini,
Praktik Boga Jadi Momen Seru Penggalang
A da satu kegiatan yang tampak sederhana, tetapi justru menghadirkan rasa penasaran dan kegembiraan tersendiri bagi para Penggalang Putra SD Al Irsyad Surabaya dalam kegiatan Persami kali ini: praktik boga.
Untuk pertama kalinya tahun ini, keterampilan memasak menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kepramukaan. Para peserta tidak hanya belajar bagaimana menyiapkan makanan, tetapi juga merasakan langsung proses bekerja dalam regu, berbagi tugas, menjaga kebersihan, dan menyelesaikan masakan bersama.
Di tengah aktivitas, setiap regu mulai sibuk dengan tugasnya masing-masing. Ada yang menyiapkan bahan, ada yang mengolah masakan, sementara anggota lainnya membantu memastikan proses berjalan dengan baik.
Mungkin terdengar sederhana. Namun bagi anak-anak yang baru pertama kali mengikuti praktik boga dalam rangkaian kegiatan Persami, proses membuatnya justru menjadi pengalaman yang menarik.
Ada kesibukan, ada rasa penasaran, dan tentu ada pertanyaan yang terus muncul dalam benak mereka:
Menariknya, rasa penasaran itu semakin terlihat ketika nasi goreng hasil kerja regu mulai dicicipi oleh Kakak Pembina.
Yang membuat suasana menjadi unik, Kakak Pembina tersebut bukan dewan juri. Namun, ketika satu per satu hasil masakan dicicipi, perhatian para peserta justru tertuju pada ekspresi dan tanggapan sang pembina.
Senyum dan wajah puas pun mulai terlihat ketika hasil kerja mereka mendapat respons positif.
Bukan semata karena nasi goreng yang dibuat ternyata terasa enak, tetapi karena mereka melihat hasil nyata dari kerja tangan mereka sendiri.
Di situlah letak pengalaman belajar yang sesungguhnya.
Praktik boga mengajarkan bahwa sebuah hasil tidak datang begitu saja. Ada proses menyiapkan bahan, membagi tugas, bekerja sama, mengikuti langkah, menjaga kebersihan, hingga berani mencoba dan menerima hasilnya.
Bagi para Penggalang, pengalaman perdana ini juga menjadi latihan sederhana untuk membangun kemandirian dan tanggung jawab. Mereka belajar bahwa memasak bukan hanya soal menghasilkan makanan, tetapi juga tentang bagaimana sebuah regu bekerja bersama untuk mencapai tujuan.
Kegiatan praktik boga pun menjadi salah satu warna baru dalam pelaksanaan Persami tahun ini. Di balik keseruan memasak dan rasa penasaran saat makanan dicicipi, terselip pembelajaran karakter yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Untuk sebuah pengalaman perdana, praktik boga tahun ini meninggalkan cerita yang cukup istimewa—cerita tentang tangan-tangan kecil yang belajar mandiri, regu yang belajar kompak, dan wajah-wajah puas ketika melihat hasil kerja mereka diapresiasi.

Komentar
Posting Komentar