🌴 Liburan Ajaib Zuba #2

 Rahasia Liburan di Rumah Zuba


Bismillahirrahmanirrahim 

Liburan baru berjalan beberapa hari.

Tidak ada suara bel sekolah.

Tidak ada PR yang harus segera dikumpulkan.

Pagi itu, sinar matahari masuk perlahan melalui jendela kamar.

Zuba masih duduk di tepi tempat tidurnya.

Di sampingnya ada beberapa buku yang kemarin selesai dibaca.

Tas sekolah sudah tergantung rapi.

Seragam telah dilipat dan disimpan di lemari.

Zuba tersenyum kecil.

"Liburan memang menyenangkan..." gumamnya.

Namun beberapa saat kemudian ia justru merasa bingung.

"Hari ini aku mau melakukan apa ya?"

Ia melangkah keluar kamar.

Rumah masih terasa tenang.

Dari dapur terdengar suara piring yang saling beradu pelan.

Bunda sedang menyiapkan sarapan.

Aroma nasi hangat mulai memenuhi rumah.

Di ruang tamu, Ayah sedang membaca Al-Qur'an.

Adik masih bermain balok-balok kecil di lantai.

Semuanya tampak seperti pagi biasa.

Tetapi entah mengapa...

Zuba merasa hari itu berbeda.

Ia memperhatikan sekeliling.

Di rak buku, beberapa buku berdiri miring.

Ada yang tertumpuk begitu saja.

Ada pula satu buku yang terjatuh di bawah meja kecil.

Zuba mendekatinya.

Ia mengambil buku itu perlahan.

Lalu meniup sedikit debu yang menempel di sampulnya.

"Kasihan juga ya..." pikirnya.

"Buku sudah menemani aku belajar, masa aku membiarkannya berantakan?"

Tanpa ada yang menyuruh...

Zuba mulai menyusun satu per satu.

Buku cerita.

Buku sains.

Buku kisah para nabi.

Buku menggambar.

Semuanya kembali ke tempatnya.

Sesekali ia berhenti.

Matanya tertuju pada salah satu buku favoritnya.

"Oh iya..."

"Aku belum selesai membaca buku ini."

Ia tersenyum.

Lalu melanjutkan merapikan.

Aneh...

Semakin rapi rak buku itu...

Semakin nyaman pula perasaan Zuba.

Padahal...

Ia tidak sedang bermain.

Tidak sedang menonton.

Tidak sedang mendapat hadiah.

Ia hanya menyusun buku.

Saat itulah Bunda keluar dari dapur.

Bunda berhenti sejenak.

Matanya melihat rak buku yang kini tersusun rapi.

"MasyaaAllah..."

"Zuba yang merapikannya?"

Zuba mengangguk pelan.

"Iya, Bunda."

Bunda tersenyum hangat.

Lalu mengusap kepala Zuba.

"Terima kasih ya..."

Hanya tiga kata.

Tidak panjang.

Tidak ramai.

Namun...

Entah mengapa...

Hati Zuba terasa hangat.

Hangat yang sulit dijelaskan.

Dalam hati ia bertanya,

"Kenapa ya..."

"Aku senang sekali..."

"Padahal Bunda hanya mengucapkan terima kasih."

Saat sarapan, Zuba menceritakan perasaannya kepada Ayah.

"Ayah..."

"Aku heran."

"Tadi aku cuma merapikan rak buku."

"Tapi kok rasanya bahagia sekali?"

Ayah tersenyum.

"Itulah salah satu hadiah dari Allah."

"Hadiah?"

"Iya."

"Allah tidak selalu memberikan hadiah berupa mainan atau uang."

"Kadang Allah menghadiahkan sesuatu yang lebih indah."

"Apa itu, Ayah?"

Ayah menjawab lembut,

"Allah menghadiahkan ketenangan dan kebahagiaan di dalam hati orang yang berbuat baik karena-Nya."

Zuba terdiam.

Ia kembali mengingat rak buku tadi.

Ucapan terima kasih dari Bunda.

Dan perasaan hangat yang masih ia rasakan sampai sekarang.

Baru kali ini ia mengerti...

Ternyata...

Ada hadiah yang tidak bisa dibungkus dengan kertas.

Tidak bisa dibeli di toko.

Tidak bisa dipamerkan kepada teman.

Tetapi...

Bisa dirasakan oleh hati.

Hari itu, sebelum tidur, Zuba menulis di buku hariannya.

Rahasia Liburan Hari Ini

Semakin aku berbuat baik karena Allah, semakin Allah membuat hatiku merasa bahagia.

Zuba menutup buku itu sambil tersenyum.

"MasyaaAllah..."

"Ternyata rahasia liburan bukan hanya jalan-jalan..."

"Tetapi menemukan kebahagiaan dalam kebaikan."

🎓 Pelajaran Hari Ini di Sekolah Anak Ajaib

Allah mencintai anak yang gemar berbuat baik dengan ikhlas.

Kebaikan yang sederhana, seperti merapikan buku atau membantu orang tua, bisa menghadirkan kebahagiaan di dalam hati sebagai salah satu karunia dari Allah.

"Dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik."

(QS. Al-Baqarah: 195)


Abu SaRach 


🌴 Sudah membaca Liburan Ajaib Zuba #2?

MasyaaAllah... semoga Sahabat Ajaib mendapatkan hikmah dari petualangan hari ini. 😊

📚 Belum sempat membaca seri pertama?

Jangan khawatir, petualangan Zuba dimulai dari:

🌴 Liburan Ajaib Zuba #1

"Misteri Buku di Hari Pertama Liburan"

📖 Klik di sini:👉 🌴Liburan Ajaib Zuba#1

Yuk ikuti petualangan Zuba dari awal, karena setiap cerita saling melengkapi dan menghadirkan pelajaran baru.

✨ Membaca adalah jendela ilmu.

🌿 Petualangan Kebaikan = Bernilai Ibadah.



Komentar